11 April 2013

Statement Perulangan pada pemograman bahasa C++



1.       Apa yang kalian ketahui dengan perulangan pada program C++?
-          Pada pemograman C++ sama seperti bahasa pemograman lainnya yang bisa mengulang satu atau lebih intruksi hingga berkali-kali sesuai dengan yang telah ditentukan, pada pemograman C++ ini, ada beberapa perulangan for , nested for , while , do…while. Selebihnya lebih lengkap pada nomor 2.

2.       Statement apasaja yang dapat digunakan dalam perulangan? Beri contohnya!
-          FOR.
 
   for ( nilai-var-awal; syarat pengulangan ; akumulator-variabel)
   {
    statement;
    }

Contoh programnya:
      for (x=1;x<=5;x++) 
     {cout<<”coba aja”<<endl;}
-        NESTED FOR
     for( nilai-var-awal; syarat pengulangan ; akumulator-variabel)
    {for(nilai-var-awal; syarat pengulangan ; akumulator-variabel)
     {statement;}
      }                 
            
-          WHILE.
    Nilai-var-awal ;
    while(syarat)
    {
    statement;
    akumulator-variabel;
    }
Contoh program:    i=1;
     while(i<=5)
    {
     cout<<”coba aja“<<endl;
     i++;
     }

-          DO...WHILE
      Nilai-var-awal;
      do
     {
      statement;
      akumulator-variabel;
      }
     while(syarat)

Contoh programnya:
    
x=1;
    do
    {
    cout<<”cobain dong”<<endl;
    x++;
    }
    while(x<=7)













8 April 2013

Contoh Program Operator Aritmatika pada C++



Contoh 1:
SOURCE CODE.
#include <iostream.h>
#include <conio.h>

int a,b,tb,kr,kl,bg,modu;
void main()
{
clrscr();
cout<<"masukkan angka pertama : ";cin>>a;
cout<<"\nmasukkan angka kedua   : ";cin>>b;
tb=a+b;
kr=a-b;
kl=a*b;
bg=a/b;
modu=a%b;
cout<<"hasil penjumlahannya : "<<tb;
cout<<"\nhasil selisihnya     : "<<kr;
cout<<"\nhasil kalinya        : "<<kl;
cout<<"\nhasil baginya        : "<<bg;
cout<<"\nsisa hasil baginya   : "<<modu;
getch();
}

Hasil Outputnya:


CONTOH 2:
SOURCE CODE.
#include <iostream.h>
#include <conio.h>

int bil1,bil2;
void main()
{
clrscr();
cout<<"masukkan angka : ";cin>>bil1;
bil2=bil1;

bil1=bil1+bil2;
cout<<bil1<<endl;

bil1=bil1+bil2;
cout<<bil1<<endl;

bil1=bil1+bil2;
cout<<bil1<<endl;

bil1=bil1+bil2;
cout<<bil1<<endl;

bil1=bil1+bil2;
cout<<bil1<<endl;

getch();
}
 
Hasil Outputnya:
 

Kepemimpinan yang diidamkan





KEPEMIMPINAN.
Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah "melakukannya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari perannya memberikan pengajaran/instruksi.

Kebanyakan orang masih cenderung mengatakan bahwa pemimipin yang efektif mempunyai sifat atau ciri-ciri tertentu yang sangat penting misalnya, kharisma, pandangan ke depan, daya persuasi, dan intensitas. Dan memang benar, apabila kita berpikir tentang pemimpin yang heroik seperti Napoleon, Washington, Lincoln, Churcill, Sukarno, Jenderal Sudirman, dan sebagainya kita harus mengakui bahwa sifat-sifat seperti itu melekat pada diri mereka dan telah mereka manfaatkan untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan.

Di jaman sekarang ini sangat sulit untuk mencari seorang pemimpin yang sesuai dengan apa yang seharusnya dilakukan pemimpin, contohnya saja banyak yang menyalahgunakan hak dan wewenang mereka sebagai pemimpin di berbagai tempat, seperti yang sering kita lihat para pejabat negara kita yang harusnya menjadi teladan malah melakukan hal hal yang tidak terpuji seperti korupsi dan lain sebagainya, pemimpin yang bagaimanakah yang seharusnya kita teladani? dan pemimpin seperti apakah yang kita inginkan? tentu banyak sekali pendapat setiap manusia mengenai pertanyaan ini.

Menurut saya, pemimpin yang ideal adalah sebagai berikut:
1. Pemimpin yang berwibawa.
    Hal ini tentu jelas ada di pikiran kita, coba bayangkan apabila pemimpin kita seperti presiden, direktur maupun manajer tidak memiliki wibawa dalam memimpin organisasinya, tentu anak buahnya atau bawahannya tidak akan sesuai dengan aturan yang ada dan bahkan apa yang dikatakan pemimpinnya tidak didengarkan.

2. Pemimpin yang bijaksana.
    Pemimpin harus bertindak bijaksana, artinya dia tidak mementingkan dirinya sendiri dan melihat apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan olehnya.

3. Pemimpin yang adil
   Keadilan paling susah ditegakkan, karena banyak faktor di baliknya yang membuat seseorang bertindak tidak adil, oleh sebab itu dibutuhkan pemimpin yang bersikap adil dan tidak memandang sesuatu hal dengan sudut pandang berbeda, sehingga anggota organisasi tersebut nyaman dan tidak merasai dikucilkan.

4. Pemimpin yang ramah.
   Pemimpin seharusnya ramah kepada anggotanya, karena dalam suatu organisasi memiliki beberapa anggota dan sudah seharusnya pemimpin merangkul semua anggotanya dengan ramah agar proses mencapai tujuan organisasi dapat dilaksanakan dengan baik.

dan masih banyak lagi poin-poin yang sebenarnya dibutuhkan oleh seorang pemimpin, tapi bagi saya keempat poin diatas ini apabila sudah tertanam dalam sifat pemimpin, tentu organisasi yang dipimpinnya akan berjalan dengan sangat baik, karena contohnya saja dalam sebuah perusahaan, apabila kita memiliki bos atau direktur yang semena-mena atau dalam arti suka marah, apakah kita akan betah di perusahaan tersebut? apakah kita bekerja setiap hari dengan suka cita? tentu saja kita tidak nyaman dengan suasana tersebut, coba kita lihat pada perusahaan yang direkturnya atau bosnya baik terhadap karyawan, tentu saja karyawannya akan baik kepada bosnya, dan pekerjaan sehari-hari dapat dilakukan dengan baik dan penuh dengan suka cita.

Open Panel

Share It

Follow by Email